REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengimbau kepada seluruh anggotanya tidak melepaskan gas air mata untuk menghalau massa, Jumat (4/11). Saya Kapolri meminta agar menghentikan tembakan-tembakan (gas air mata)," ujar Kapolri melalui pengeras suara. Sebelumnya massa aksi yang membawa bendera HMI kembali ricuh di depan Istana Negara, Jumat (4/11) pukul 18.57 WIB. Mereka pun saling dorong dengan polisi yang menggunakan tameng itu, sehingga ada seorang polisi yang harus dibawa dengan ambulan akibat kericuhan itu. Sementara, mobil komando massa aksi yang dinaiki oleh para tokoh agama terus mengimbau agar massa aksi dari HMI tidak terprovokasi dan diminta untuk tenang.
Source: Republika November 04, 2016 13:31 UTC