TEMPO/Suryo WibowoTEMPO.CO, Solo - Para pengusaha di Kampung Batik Laweyan didorong untuk memanfaatkan teknologi digital serta informasi guna memasarkan produknya. Koordinator Forum Pengembangan Kampung Batik Laweyan Alpha Pabela mengakui belum banyak perajin yang memanfaatkan teknologi dalam pemasarannya. Menurut Purnomo, Kampung Batik Laweyan merupakan pusat ekonomi kreatif andalan di kota tersebut. “Kampung Batik Laweyan harus didorong untuk melakukan hal serupa,” tuturnya. Pemerintah Kota Surakarta menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk untuk mewujudkan Laweyan sebagai kampung digital.
Source: Koran Tempo June 17, 2016 08:26 UTC