batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami terkait adanya laporan terhadap Bupati Cianjur Herman Suherman, yang diduga menyelewengkan bantuan asing untuk bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Laporan itu disampaikan Acsenahumanis Respon Foundation ke lembaga antirasuah pada 16 Desember 2022. “Bupati memotong SOP yang sudah dibuat BNPB, serta me-repacking bantuan menjadi berbeda,” sebagaimana laporan dari Acsenahumanis Respon Foundation. Herman disebut memanfaatkan jabatannya sebagai Bupati Cianjur untuk kepentingan pribadi. “Bupati menggunakan wewenangnya untuk memangkas distribusi bantuan, serta mengemas bantuan tersebut dengan bentuk lain dan menjual ke pasar,” bunyi laporan tersebut.
Source: Jawa Pos December 26, 2022 20:21 UTC