KNKT Lakukan Analisis Investigasi Kecelakaan Kereta Kerja KCIC TempoBisnisKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi anjloknya kereta kerja PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)TEMPO.TEMPO.TEMPO.TEMPO. CO, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan proses investigasi atas insiden anjloknya kereta kerja milik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).Baca juga : Terjadi Insiden, Ridwan Kamil Harap KCJB Beroperasi Sesuai Target“Sampai saat ini masih dalam proses analisis investigasi.Menurut dia, pemasangan rel di lokasi kejadian anjlok sudah dilakukan kembali setelah sebelumnya sempat disetop sementara untuk dilakukan investigasi.Belum ada yang bisa kami sampaikan.Baca juga : Sama-sama Kereta Cepat, Apa Bedanya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Shinkansen?“Saat ini kami fokus pada penyelesaian konstruksi stasiun, pemasangan sarana dan prasarana kereta api, seperti rel dan listrik aliran atas.Bila ada rilis atau update akan segera kami infokan.Kemudian berlanjut pada proses pemasangan rel kereta tanpa ballast (ballastless track).Terimakasih,” ujar Kepala Sub-Bagian Data, Informasi, dan Humas KNKT Anggo Anugoro melalui pesan pendek pada Senin, 16 Januari 2023.Dia menuturkan PMN masih dalam proses penyaluran dari pemegang sahan Indonesia ke KCIC. Polisi bersama kementerian dan lembaga yang berwenang telah melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab kecelakaan, termasuk melibatkan KNKT dan ahli lain.Anggo sebelumnya mengatakan tim investigasi KNKT dipimpin oleh Kepala Sub Komite (Kasubkom) Investigasi Kecelakaan Kereta Api Suprapto didampingi investigator Gusnaedi Rachmanas, Hertriadi Ismawan, dan Aditya WS Yudistira.Dalam video itu, terlihat ada satu gerbong kereta berwarna hijau dengan kelir putih.Baca juga : KCIC Masih Tunggu Keputusan Cost Overrun dan PMN Proyek Kereta Cepat Jakarta-BandungMenurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kecelakaan terjadi murni akibat human error.Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga sempat menanggapi kejadian kereta kerja yang anjlok itu.Dia menyebutkan kecelakaan terjadi murni akibat human error.Kereta tersebut terlihat tergelimpang.Menurut Luhut, kecelakaan terjadi karena adanya penurunan kecepatan dalam pengereman kereta sehingga kereta keluar jalur.Luhut, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Kereta Cepat, memastikan bahwa kecelakaan tersebut tak akan berpengaruh pada target penyelesaian proyek yang ditetapkan sebelumnya, yaitu pada Juni 2023.Kemudian, di Tegalluar juga akan dibangun jembatan penghubung wilayah Cibiru dengan stasiun. 'Itu kecelakaan teknis,' ujar Luhut saat ditemui di acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024 di Jakarta, Selasa, 20 Desember 2022.Video lainnya berdurasi 12 detik memuat informasi bahwa rem kereta blong.Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini. Baca lebih lajut:tempo.co »
Source: Koran Tempo January 16, 2023 11:14 UTC