© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty mengatakan mimpinya menjadi kenyataan setelah ia mengakhiri penantian 44 tahun Australia untuk menjadi juara di Australian Open. Ia menjadi juara dengan mengalahkan petenis Amerika Danielle Collins 6-3 7-6(2) di final, Sabtu. Ashleigh Barty menahan perlawanan dari Collins untuk merebut gelar Grand Slam ketiganya, sehingga menjadi orang Australia pertama yang memenangi turnamen tersebut sejak Chris O'Neil merebut gelar putri pada 1978. "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya, dan saya sangat bangga menjadi orang Australia," kata Barty, yang juga memenangi gelar French Open 2019 dan Wimbledon 2021, dikutip dari Reuters. Barty yang berusia 25 tahun menjadi petenis perempuan aktif kedua yang mengklaim gelar major di tiga turnamen Grand Slam, bersama juara Grand Slam 23 kali Serena Williams.
Source: Koran Tempo January 29, 2022 21:59 UTC