JAKARTA -- Kesepakatan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (DCA) Indonesia-Singapura yang membolehkan Singapura melakukan latihan perang bersama negara lain di Natuna, dinilai sangat merugikan Indonesia. ''Pemberian izin kepada Singapura untuk latihan perang itu sangat merugikan Indonesia, bagaimana kedaulatan Indonesia digunakan negara asing untuk latihan perang mereka, termasuk negara lain. Karena itu, alumnus Akademi Angkatan Laut tahun 1978 ini menilai perjanjian yang memberikan izin penggunaan wilayah NKRI untuk latihan perang, termasuk melanggar kedaulatan. ''Kalau dibilang tidak melanggar kedaulatan karena sudah perjanjian, justru adanya perjanjian itu sudah melanggar kedaulatan, kesepakatan penggunaan wilayah teritorial Indonesia untuk latihan perang itulah pelanggaran kedaulatan, termasuk orang-orang yang membuat perjanjian itu semua melanggar kedaulatan,'' katanya. Prabowo mengatakan, latihan militer dan perang Singapura di wilayah bernama area Bravo di barat daya Kepulauan Natuna haruslah mendapatkan izin dari pemerintah Indonesia.
Source: Republika January 29, 2022 21:01 UTC