IklanTEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengatakan sindiran presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap praktik politikus yang banyak drama ditujukan kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Indonesia (PDIP). Menurut Ujang, sindiran itu lebih tepat ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto atas pernyataannya soal sakit hati karena ditinggal presiden Jokowi dan politikus PDIP Masinton Pasaribu yang berupaya mengajukan Hak Angket. Ketika Presiden Jokowi menjadi kader PDIP, kata Ujang, mereka saling akrab hingga menang dua kali dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019. Namun, ketika Presiden Jokowi ditengarai mendukung calon presiden bukan dari PDIP, menurut Ujang, sekarang presiden Jokowi menjadi lawan politik dari PDIP. Menurut Hasto, PDIP selama ini telah mencintai dan memberikan keistimewaan kepada Jokowi.
Source: Koran Tempo November 07, 2023 10:27 UTC