REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia menyatakan DPP Partai Golkar wajib menindaklanjuti usulan dari 2/3 lebih DPD Provinsi Golkar di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga mengatakan jangan sampai ada anggota DPP yang sampai mengundur-undur waktu pleno sehingga tidak ada perubahan dalam struktur kepemimpinan partai. Dalam kondisi demikian, menurut Doli, bila ada anggota DPP Golkar yang mengundur-undur waktu rapat pleno, maka anggota tersebut sama saja melakukan pembangkangan konstitusi Golkar dan berarti tidak ingin ada perubahan di tubuh partai. "Kalau ada oknum DPP yang mengatakan atau melakukan delay terhadap dorongan Munaslub, atau mengundur-undur waktu rapat pleno, itu bentuk pembangkangan konstitusi, artinya kelompok ini tidak ingin adanya perubahan di Golkar," ujarnya. Sisanya sekarang tinggal di DPP, bagaimana DPP segera merespons dorongan 2/3 lebih DPD Provinsi," kata dia.
Source: Republika December 05, 2017 19:18 UTC