JawaPos.com – Perusahaan jasa pengiriman JNE mengaku masih banyak paket yang belum terkirim di wilayah Jabodetabek akibat banjir. “Di Jabodetabek itu kurang lebih 10 sampai 15 persen yang tidak bisa kita delivery dalam waktu yang normal,” kata Vice President of Marketing JNE Eri Palgunadi di Tomang Rooftop, Jakarta, Selasa (7/1). Pasalnya, meskipun Jabodetabek diterpa banjir, gudang JNE tidak terkena dampak tersebut. Jika pelanggan menginginkan barang untuk segera diterima, Eri menyebutkan bahwa sebetulnya customer bisa melakukan pengambilan di hub yang sudah ditentukan. Namun, hal tersebut tidak sesuai dengan standar pengiriman JNE.
Source: Jawa Pos January 07, 2020 14:31 UTC