TEMPO.CO, Jakarta - Instagram menyetujui langkah-langkah untuk menindak iklan tersembunyi dari unggahan para influencer pada platform foto dan videonya. CMA telah menyelidiki kekhawatiran bahwa terlalu banyak influencer memposting konten tentang bisnis tanpa menjelaskan bahwa mereka telah dibayar atau menerima insentif lain untuk melakukan itu. Seperti diketahui influencer dengan ribuan bahkan jutaan pengikut dapat memperoleh bayaran besar dari perusahaan untuk mempromosikan produk di Instagram. Menurut CMA, Instagram juga akan menggunakan teknologi untuk mengawal aturan tersebut, yang dapat mengetahui saat pengguna tidak mengungkapkan dengan jelas motif di balik unggahannya. Facebook mengatakan senang dapat bekerja sama dengan CMA dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan transparansi saat orang dibayar untuk memposting konten di Instagram.
Source: Koran Tempo October 17, 2020 08:03 UTC