Dalam kesaksiannya, Abu Zubaydah menjelaskan, CIA mengirimnya ke penjara militer AS di Guantanamo, Kuba, pada Maret 2007. Dilansir The New York Times, Kamis (16/6), sebuah dokumen mengungkapkan kekejaman aparat penjara dalam memperlakukan tahanan yang dituduh teroris oleh CIA. Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, Abu Zubaydah menceritakan pelbagai penyiksaan yang ia rasakan selama di Guantanamo. Namun, rencana ini terkendala lantaran tak semua anggota Kongres, khususnya dari Partai Republik, sepakat untuk memindahkan tahanan Guantanamo ke AS. Sejak awal kepemimpinannya, atau tujuh tahun silam, Presiden Obama berkomitmen untuk menutup total fasilitas penahanan di Guantanamo.
Source: Republika June 16, 2016 21:00 UTC