Ini Himbauan MUI mengenai Perbedaan Penentuan 1 SyawalSelasa, 27 Juni 2017 | 15:18 WIBUmat Muslim berdoa saat mereka merayakan Idul Fitri di masjid Niujie di Beijing, Cina, 26 Juni 2017. REUTERS/Thomas PetrusTEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi, menilai perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1438 Hijriyah tidak perlu dibesar-besarkan. “Semua harus tetap dibangun dalam bingkai persaudaraan Islam dan persaudaraan kebangsaan,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Juni 2017. Zainut menilai perbedaan penentuan 1 Syawal sebaiknya tidak perlu terjadi apabila pimpinan jamaah atau para tokoh dari kelompok tersebut bersedia berdiskusi tentang metode penentuan 1 Syawal dengan berbagai pihak yang kompeten. Namun sebagian umat Islam memiliki perbedaan penentuan.
Source: Koran Tempo June 27, 2017 08:15 UTC