TEMPO.CO, Jakarta - Vaksin dosis ketiga atau sering disebut vaksin booster menjadi pembicaraan hangat ketika bocor informasi soal beberapa pejabat yang menyerobot antrian. Pasalnya, vaksin booster untuk saat ini hanya diperuntukkan oleh tenaga kesehatan selaku garda terdepan penanganan COVID-19. Bagi mereka yang tidak termasuk imunokompromais dan sudah mendapatkan vaksin secara lengkap, kata Sandra, dosis penguat belum dibutuhkan. Karena itu, bagi masyarakat yang tidak memiliki gejala seperti yang disebutkan, maka sebaiknya menahan hasrat untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga covid-19 karena masih banyak pihak yang lebih membutuhkan. NAUFAL RIDHWAN ALYBaca juga:Ini Video tentang Vaksin Booster Pejabat, yang Dihapus dari Channel Sekretariat
Source: Koran Tempo September 06, 2021 14:03 UTC