REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Indonesia mengharapkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun 2026 setidaknya mencapai 5,5 persen. "Untuk kuartal pertama, kami optimis pertumbuhan akan mencapai setidaknya 5,5 persen. Meski demikian, Hartarto menegaskan bahwa pemerintah mempertahankan asumsi pertumbuhan dasar untuk 2026 sekitar 5,4 persen, seperti yang tercantum dalam anggaran negara. "Setiap kenaikan US$1 dalam harga bahan bakar berdampak pada anggaran lebih dari enam triliun rupiah (US$351,55 juta). Dari perspektif fiskal, kinerja anggaran kuartal pertama menunjukkan peningkatan, dengan penerimaan pajak naik 14,3% year-on-year menjadi sekitar 462,7 triliun rupiah (US$27,11 miliar).
Source: Republika April 10, 2026 04:59 UTC