REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keputusan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/ BoP) dinilai sebagai langkah diplomasi yang patut diapresiasi. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Fahrur Rozi yang akrab disapa Gus Fahrur menegaskan, partisipasi Indonesia harus memastikan Dewan Perdamaian benar-benar berpihak pada perdamaian yang adil dan tidak sekadar menjadi manuver politik Amerika Serikat (AS). Terkait gabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian, Gus Fahrur mengatakan bahwa keputusan pemerintah Indonesia perlu disambut positif sebagai upaya diplomasi penting. Namun harus tetap diiringi seruan untuk tetap kritis dan memastikan inisiatif ini benar-benar berpihak pada perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina. Ia menambahkan, supaya Dewan Perdamaian bukan sekadar manuver politik Amerika Serikat dan tidak terjadi tumpang tindih dengan kebijakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Source: Republika January 23, 2026 14:24 UTC