REPUBLIKA.CO.ID,BRUSSELS -- Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim berada di balik serangan yang dilakukan terhadap pasukan keamanan di Ibu Kota Brussels, Belgia, Sabtu (26/8). Serangan terjadi terhadap tentara yang tengah berpatroli menggunakan pisau. Pelaku yang merupakan seorang pria dilaporkan secara tiba-tiba berjalan ke arah tentara yang berpatroli dengan cepat dari belakang dan mengeluarkan pisau. Karena itu, pelaku serangan dilaporkan telah ditembak saat berusaha menusukkan pisau ke salah satu pasukan keamanan. Ia lahir pada 1987 dan menetap di salah satu negara Eropa itu mulai 2004, hingga secara resmi diberi kewarganegaraan pada 2015.
Source: Republika August 27, 2017 10:18 UTC