JawaPos.com – Tersiar kabar dan informasi yang tidak benar atau hoax yang beredar mengenai langkah Bank Indonesia (BI) seperti akan melakukan pencetakan uang dalam jumlah ratusan triliun dan dikunci oleh BIS (Bank For International Settlements) yang berpusat di Basel, Switzerland. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono memastikan, kabar beredar terkait BI yang akan mencetak uang kartal sebesar Rp 100 hingga Rp 300 triliun karena kondisi keuangan negara yang kritis saat ini adalah kabar yang tidak benar. Ia menjelaskan, tugas BI dalam mencetak uang dilakukan di bawah amanat UU dengan berbagai pertimbangan seperti kebutuhan likuiditas perekonomian, mengganti uang lusuh, dan lain-lain. Sedangkan kabar bahwa BI di-lockdown oleh BIS (Bank For International Settlements) yang berpusat di Basel, Switzerland karena uang yang dicetak BI sebesar Rp 680 triliun tidak mendapatkan izin edar dari BIS juga tidak benar. BIS dan BI sangat menghargai hubungan baik yang terjalin antara BIS dengan BI.
Source: Jawa Pos January 27, 2021 14:40 UTC