REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Perajin tahu di wilayah Banjaragung, Kota Serang, Banten, terpaksa menaikkan harga jual produk akibat melambungnya biaya produksi yang dipicu oleh kenaikan harga bahan baku kedelai dan plastik pengemas. Karena biaya produksi sudah tidak sesuai lagi, kami terpaksa menaikkan harga jual dari sebelumnya Rp 17.500 per loyang kini menjadi Rp 19.000 daripada mengurangi ukuran tahu,” katanya. Selain kedelai, beban perajin semakin berat dengan melonjaknya harga plastik pengemas bening. Nuraeni menyebut kenaikan harga plastik per ikat mencapai Rp 20.000 hingga Rp 25.000 dari harga sebelumnya yang di bawah Rp 50.000. Para perajin di Kota Serang berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga bahan baku di pasaran agar sektor usaha kecil seperti industri tahu dapat terus bertahan.
Source: Republika April 02, 2026 15:28 UTC