Sebab, pria yang kerap disapa Gus Muhaimin itu menegaskan bahwa dirinya pernah berjuang untuk menjadikan May Day jadi hari libur nasional. Itu mengapa ketika saya Menaker, saya berjuang meliburkan May Day untuk buruh,” kata Gus Muhaimin dalam keterangannya kepada media, Senin (01/05/2023). Diketahui, peringatan May Day dijadikan hari libur nasional di Indonesia ketika Gus Muhaimin menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Menurut Gus Muhaimin, menjadikan May Day sebagai hari libur merupakan tanda bahwa buruh menjadi prioritas nasional sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah mereka. Sebab itu, Gus Muhaimin mendorong para buruh untuk memanfaatkan May Day sebaik mungkin dengan aksi-aksi sosial yang bermanfaat.
Source: Koran Tempo May 01, 2023 06:35 UTC