REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan telah melakukan penangguhan kontrak sementara terhadap sekitar 1.800 dari total 5.800 Agen Perjalanan Asing (ATA) yang bermitra dengan pemerintah. Tindakan ini merupakan bagian dari langkah pengaturan dan pengawasan rutin untuk secara konsisten meningkatkan kualitas layanan yang diterima oleh jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia, serta untuk menjamin perlindungan hak-hak mereka. Tidak Ada Gangguan bagi Jamaah yang Memiliki Visa atau ReservasiKementerian menegaskan bahwa kebijakan ini sama sekali tidak akan mengganggu perjalanan jamaah haji dan umrah yang telah memiliki visa resmi atau reservasi yang dikonfirmasi. Mekanisme ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian untuk mengawasi kualitas layanan, melindungi hak-hak jamaah, dan memastikan keberlanjutan layanan yang prima. Melindungi hak-hak jamaah haji dan umrah adalah prioritas utama dalam setiap langkah pengaturan yang kami ambil,” jelas Dr. Ghassan an-Nuymi, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Source: Republika February 02, 2026 07:45 UTC