(GIAA) menunggu aturan teknis larangan mudik Lebaran 2021 agar bisa menentukan kajian dari sisi bisnis. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengklaim selalu bersiap diri tetapi memang segala bentuk proyeksi bisnis dan dampak kebijakan belum menentu. Tentunya kami support [larangan mudik]. Selain itu, peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada lini bisnis pengiriman barang. Saat itu Garuda hanya mengangkut sekitar 30 ribu penumpang.
Source: Koran Tempo March 26, 2021 11:37 UTC