GNPF MUI: 200 Orang Luka Setelah Polisi Lontarkan Gas Air Mata - News Summed Up

GNPF MUI: 200 Orang Luka Setelah Polisi Lontarkan Gas Air Mata


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan orang mengalami luka-luka setelah polisi melontarkan gas air mata ke arah peserta aksi 4 November. Mayoritas korban dirawat di RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat karena pengaruh gas air mata. "Ada 165 orang yang dilarikan ke sana," ungkap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), ustaz Bachtiar Nasir. Berdasarkan data yang dihimpun GNPF MUI, korban luka-luka pada malam kericuhan di depan Istana Negara pada Jumat (4/11) mencapai 200 orang. Ustaz Bachtiar mengatakan polisi tidak hanya melontarkan gas air mata, namun menembakkan peluru karet.


Source: Republika November 05, 2016 14:26 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */