Eksamen Final dan Lika-liku Memaafkan - News Summed Up

Eksamen Final dan Lika-liku Memaafkan


Ya, karena kita merasa lebih mudah menemukan kesalahan orang lain ketimbang kebaikannya. “Nila setitik rusak susu sebelanga” adalah ungkapan sahih dan cermin nyata sikap manusia yang cenderung sulit memaafkan. Yang unik, ketika menemukan kesalahan orang lain, seringkali kita sulit memaafkan. Saking sulitnya sampai-sampai lahir adagium, “Maaf boleh, lupa jangan.”Padahal, punya sifat pemaaf itu baik bagi diri sendiri. Dari sudut religi, dalam Islam, lantaran saking sulitnya memaafkan, sampai-sampai orang pemaaf akan diberi ganjaran surga.


Source: Kompas April 29, 2023 15:55 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */