Kebijakan stimulus untuk UMKM perlu disesuaikan menurut ukuran UMKMREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekonom Senior Economic Research and Regional Cooperation Department Asian Development Bank (ADB) Shigehiro Shinozaki menyatakan, pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turun drastis pada Maret dan terus memburuk pada April 2020. Survei yang bertujuan melihat dampak Covid-19 terhadap UMKM di Tanah Air itu melibatkan 1.165 responden, termasuk responden lengkap sebanyak 525. Hasilnya, pada Maret 2020 sebanyak 36 persen usaha mikro tutup dan 51 persen mengalami penurunan penjualan hingga 30 persen lebih. Begitu pula dengan usaha menengah, pada Maret hanya 19 persen yang tutup namun melonjak menjadi 38 persen pada April. Mengingat ada perbedaan jangka waktu dampak Covid-19 pada UMKM, serta perbedaan kemampuan mereka untuk bertahan.
Source: Republika July 22, 2020 11:37 UTC