REPUBLIKA.CO.ID, DOHA — Dunia terguncang setelah serangan udara Iran dilaporkan melumpuhkan 17 persen kapasitas ekspor gas alam cair (LNG) Qatar. Serangan yang menimpa ladang gas Ras Laffan yang notabene merupakan ladang gas cair terbesar di dunia tersebut merupakan balasan Iran atas serangan Israel terhadap instalasi gas alam di Pars. Dalam wawancara eksklusif bersama Reuters, Al-Kaabi mengungkapkan, dua dari 14 kilang (train) LNG Qatar serta satu fasilitas gas-to-liquids (GTL) mengalami kerusakan parah akibat serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu tiga hingga lima tahun, yang berarti dunia akan kehilangan 12,8 juta ton pasokan LNG per tahun selama periode tersebut. Al-Kaabi, yang juga menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Energi Qatar, mengungkapkan kesedihan mendalam atas insiden ini.
Source: Republika March 21, 2026 10:43 UTC