Sebanyak lima pelajar bersama satu anak putus sekolah, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan PMK) Tarakan, Selasa (2/5). Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP dan PMK Tarakan, Irwan mengatakan, di antara mereka, tiga pelajar berasal dari dua SMP Negeri, lalu dua pelajar lainnya lagi berasal dari satu SMA swasta, sementara dan satu anak lagi sudah tidak bersekolah. “Saat itu kami sedang melakukan giat patroli pembersihan reklame di warung-warung dan di sekitar jalan yang berada di Kelurahan Karang Anyar, tiba-tiba ada warga yang menginformasikan bahwa ada anak-anak yang sedang bermain judi, setelah dicek ternyata benar,” ucapnya. “Keenamnya kami bawa ke kantor Satpol PP dan PMK Tarakan untuk dilakukan pembinaan, setelah itu orang tua maupun gurunya kami panggil. Berkaca dari kejadian ini, dirinya mengimbau agar pelajar di Kota Tarakan memanfaatkan waktunya untuk hal-hal yang positif, terlebih dua anak di antaranya sedang mengikut UN tingkat SMP.
Source: Jawa Pos May 03, 2017 05:37 UTC