Pejabat tersebut memperingatkan bahwa setiap potensi serangan AS atau Israel terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang luas dan tak terbatas. Presiden Donald Trump kini sedang mengulur waktu untuk mencoba memaksa Iran menerima persyaratannya dengan meningkatkan tekanan militer dan politik. Ketegangan antara AS dan Iran berlanjut minggu ini karena pembicaraan yang dimediasi Oman antara pejabat Iran dan AS di Jenewa tidak menghasilkan terobosan apa pun. Trump, yang merobek kesepakatan nuklir didukung PBB tahun 2015 selama masa jabatan pertamanya, telah berulang kali menuntut agar Iran sepenuhnya membongkar program nuklir dan rudal balistiknya. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada MSNBC pada Jumat bahwa Iran akan segera mengajukan draf proposal baru.
Source: Republika February 22, 2026 07:06 UTC