JawaPos.com – Tak seperti kanker payudara, deteksi dini kanker prostat tak bisa melalui sekedar perabaan pada organ tubuh tertentu. “(Prostat) letaknya di dalam, jadi tidak mungkin ada orang tiba-tiba hanya menyentuh tangan, pipi atau organ lain, lalu mengatakan Anda kena prostat. Karena ini di dalam, di bawah kandung kencing, tidak mungkin terlihat dari luar,” kata dr. Agus Rizal dalam virtual media briefing bertema “Kenali Prostatmu: Pentingnya deteksi dini dan penanganan kanker prostat pada orang dewasa untuk meningkatkan usia harapan hidup”, Senin (6/9). Agus yang menjabat sebagai Ketua Prostate Awareness Month itu menyarankan para pria melakukan pemeriksaan antigen spesifik prostat (PSA) sebagai salah satu langkah deteksi. Kadar PSA 3,1-4 ng/ml dikaitkan dengan risiko kanker prostat sebesar 26,9 persen.
Source: Jawa Pos September 06, 2021 15:22 UTC