JawaPos.com - Tertangkap tangannya anggota Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudiartana menjadi momentum perlunya DPR untuk mengevaluasi alokasi dana aspirasi. Betapa tidak, selama setahun terakhir sudah ada dua anggota DPR yang diseret KPK gara-gara tersangkut kasus dana aspirasi. Politikus Partai Demokrat di komisi III itu mengurus proyek senilai Rp 300 miliar untuk pembangunan jalan di Sumatera. Dari dua kasus itu, nilai yang diperjuangkan termasuk besar, baik dari jumlah anggaran maupun fee yang diterima. Fee dari pengusaha yang akan melaksanakan proyek sebesar Rp 3,2 miliar atau 8 persen.
Source: Jawa Pos July 02, 2016 06:11 UTC