KOMPAS.com - Seorang ayah, AP (25) warga Kecamatan Witihima, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT), tega membunuh dua anak kandungnya sendiri menggunakan parang, Selasa (4/8/2020). Sementara itu, motif pembunhan karena pelaku merasa tak mampu membiayai kedua anaknya dan stres ditinggal merantau sang istri. Saat itu, Yuliana baru pulang dari kebun dan curiga melihat pintu dan jendela rumahnya dalam keadaan tertutup. Lalu, Yuliana mencoba mengintip dari lubang jendela dan dirinya terkejut saat melihat pelaku sedang membunuh kedua anaknya. Yuliana lalu mencari pertolongan beteriak memanggil anaknya yang lain, dengan Hendrikus dan para tetangga sekitar.
Source: Kompas August 06, 2020 12:22 UTC