BPOM libatkan Interpol karena pangan ilegal merupakan isu kejahatan lintas-negara. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengandeng polisi internasional (interpol) guna mencegah pangan ilegal masuk ke Indonesia. Kepala BPOM Penny Lukito menyatakan, pangan impor dan lokal yang masuk kategori ilegal adalah yang tidak memiliki label BPOM. Ia menjelaskan bahwa pelibatan interpol dilakukan mengingat pangan ilegal merupakan isu kejahatan lintas-negara. Selain edukasi, dia juga telah berkoordinasi kepada Kominfo untuk tak segan mencopot produk pangan ilegal yang terpasang dii laman marketplace.
Source: Republika November 09, 2019 23:45 UTC