REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Akses layanan kesehatan penglihatan bagi anak-anak, khususnya pascaoperasi katarak kongenital, masih menjadi tantangan di Indonesia. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Optik Tunggal melalui Program Kacamata Katarak Kongenital yang mengantarkan perusahaan meraih penghargaan Change the World 2025 dalam rangkaian Fortune Indonesia Summit 2026 di The Westin Hotel, Jakarta. Optik Tunggal juga melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan penglihatan anak hingga usia maksimal 12 tahun selama tidak dilakukan penanaman lensa intraokular (Intraocular Lens/IOL). CEO Optik Tunggal Alexander F. Kurniawan mengatakan program tersebut berkembang dari inisiatif awal pada 2017 menjadi gerakan berskala nasional. Masyarakat yang ingin mendaftarkan anak atau mereferensikan pasien dapat mengakses kanal resmi CSR Optik Tunggal melalui hotline WhatsApp maupun surat elektronik perusahaan.
Source: Republika February 13, 2026 14:22 UTC