Meskipun blok Mahakam diprediksi masih menyimpan potensi sangat besar, mengapa kemudian alih kelola WK terminasi dibutuhkan? Alih kelola WK migas yang akan berakhir kontrak kerja samanya ke Pertamina, sebagai perusahaan plat merah, dilakukan dalam rangka mempertahankan, meningkatkan produksi migas, dan menjaga kelangsungan investasi pada wilayah kerja tersebut. Untuk diketahui, Blok Corridor memiliki cadangan gas nomor tiga terbesar di Indonesia dengan produksi gas yang berkontribusi hingga 17 persen dari total produksi gas nasional. Gross split merupakan skema perhitungan bagi hasil pengelolaan WK migas antara pemerintah dan KKS yang diperhitungkan di awal. Alhasil, semua blok migas tersebut masih bisa berproduksi untuk waktu yang lama, sehingga negara, pemerintah, dan masyarakat bisa terus merasakan manfaatnya.
Source: Kompas October 04, 2019 00:56 UTC