Bahkan, di Indonesia, daya dukung perekonomian yang dikontribusikan Grab telah mencapai Rp 48,9 triliun sepanjang 2018 lalu. Pendapatan tersebut dihasilkan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapat para mitra GrabCar, GrabBike, mitra merchant GrabFood, dan agen GrabKios. Pendapatan tersebut sejalan dengan komitmen Grab, yakni ‘Grab for Good’ di mana Grab ingin memberdayakan masyarakat Asia Tenggara untuk mengambil kesempatan dan menjadi bagian dari perputaran ekonomi digital. Selain meningkatkan pendapatan para mitra, Grab juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja. Salah satu mitra GrabKios asal Surabaya, Oktavia Ayu Suryaningsih berkata bahwa teknologi memiliki dampak positif terhadap bisnis counter pulsanya yang bernama Romiks Cell.
Source: Jawa Pos November 04, 2019 12:22 UTC