Tujuh jasad korban bendungan jebol berhasil ditemukan pada malam hariREPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JANIRO - Sekitar 200 orang masih dinyatakan hilang setelah bendungan tailing meledak pada Jumat (25/1) waktu setempat di tambang bijih besi milik Vale SA. Bencana bendungan ini pun merupakan bencana terbesar kedua yang melibatkan perusahaan ini hanya dalam waktu tiga tahun. Bendungan jebol di negara bagian Minas Gerais yang padat pertambangan. Jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari sekitar 60 juta meter kubik limbah beracun yang dikeluarkan oleh sisa bendungan Samarco. Dia mengatakan, bahwa peralatan menunjukkan bendungan itu stabil pada 10 Januari dan terlalu dini untuk mengatakan mengapa bendungan itu runtuh.
Source: Republika January 26, 2019 10:41 UTC