TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah, Achmad Yurianto, mengakui bahwa tes atau pemeriksaan kasus Covid-19 di Indonesia masih rendah. Dia menyebut angka 1.752 per satu juta penduduk, yang jauh lebih kecil dibanding banyak negara tetangga. Namun, Yuri menegaskan, itu bukan berarti menjadi gambaran bahwa keseriusan pemerintah tidak terlihat dalam penanganan wabah penyakit menular ini. Pemerintah, kata Yuri, akan menghitung kembali jumlah tes yang sudah dilakukan per sejuta penduduk di tiap-tiap episentrum itu. “Ini menjadi faktor pengukur yang lebih obyektif, kalau kemudian kita mau melihat kinerja secara keseluruhan, dari upaya kita bersama dalam menanggulangi Covid-19,” katanya menambahkan.
Source: Koran Tempo June 14, 2020 03:00 UTC