REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Dua senator penting Amerika Serikat (AS) mengedarkan rancangan undang-undang yang akan mereformasi bagaimana Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/ FAA) melakukan sertifikasi terhadap pesawat baru. Langkah ini dilakukan setelah dua kecelakaan Boeing 737 MAX yang menewaskan hingga 346 orang. Upaya ini dinilai menjadi langkah paling signifikan menuju reformasi setelah kecelakaan 2018 dan 2019 yang memicu seruan untuk mengubah cara FAA melakukan sertifikasi pesawat baru. Draf RUU telah dibagikan dengan asosiasi penerbangan serikat pekerja dan anggota keluarga dari korban yang tewas akibat kecelakaan Boeing. Sampai saat ini, FAA, kantor Wicker dan Boeing menolak mengomentari rancangan undang-undang tersebut.
Source: Republika June 14, 2020 02:48 UTC