REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank DBS Indonesia memberikan pinjaman pembiayaan senilai 195 juta dolar AS atau setara dengan Rp 2,9 triliun ke PT Chandra Asri Petrochemical Tbk atau Chandra Asri. Chandra Asri merupakan produsen petrokimia yang terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya naphtha cracker di Tanah Air. "Penyaluran pinjaman dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui platform digital DBS IDEAL dan DBS RAPID," ujarnya dalam keterangan tulis, Rabu (22/7). Dengan DBS Real Time Application Programming Interface (RAPID), Chandra Asri dapat mengurangi waktu pemrosesan pengiriman uang serta mendigitalisasi proses cash management. Sementara, Direktur Keuangan Chandra Asri Andre Khor menambahkan, pihaknya berkomitmen penuh untuk terus menjadi penopang pertumbuhan industri hilir petrokimia.
Source: Republika July 22, 2020 09:33 UTC