REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Untuk kesekian kalinya Angkasa Pura dua Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menggagalkan keberangkatan seorang penumpang pesawat Lion Air JT.293 tujuan Jakarta karena ulahnya mengaku membawa bom di kardus tentengannya. "Namanya Ibrahim Nursal warga Kemanggisan Jakarta yang duduk dikursi 25F penumpang pesawat Lion Air JT.293 tujuan Jakarta," kata General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait kepada antara di Pekanbaru, Senin (20/2). Jaya Tahoma Sirait mengatakan, pihakya menurunkan Ibrahim Nursal berusia sekitar (56 tahun) karena saat sudah berada di pesawat ia bercanda mengatakan membawa bom di kardus besar yang dimasukannya ke kabin pesawat yang akan ditumpanginya. Kemudian Ibrahim Nursal menjawab, emang kalau bawa bom tidak boleh?, langsung dibalas si pramugari tidak boleh," kata Jaya bercerita,Setelah perbincangan tersebut lantas pelaku bercanda bom langsung diamankan dan diturunkan dari pesawat. Disisi lain dampak becanda bom tersebut, demi keselamatan penumpang pesawat Lion Air JT.293 mengalami keterlambatan keberangkatan sekitar satu jam.
Source: Republika February 20, 2017 20:26 UTC