Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menjelaskan para importir bawang putih tidak hanya bertugas memasukkan stok, tetapi juga membantu menstabilkan harga di dalam negeri. "Saya mendorong dan memastikan distributornya untuk mendistribusikan bawang putih ke daerah-daerah yang masih tinggi (harganya), khususnya timur Indonesia dengan harga yang wajar. Untuk itu, lanjut Ketut, konsolidasi komitmen pemerintah bersama importir bawang putih penting dilakukan agar kestabilan harga dapat terjaga hingga wilayah Indonesia bagian timur. Kendati demikian, pemerintah memastikan pasokan bawang putih secara nasional masih mencukupi hingga Idul Fitri mendatang. Kemudian pada April meningkat menjadi 4,2 ribu ton dan diperkirakan menjadi titik puncak panen bawang putih dalam negeri pada semester pertama tahun ini.
Source: Republika February 21, 2026 15:41 UTC