REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyatakan pertumbuhan ekonomi pada 2018 akan didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi swasta. Motor pertumbuhan tersebut berasal dari investasi yang tumbuh 7,27 persen dan ekspor yang tumbuh 8,5 persen, yang dianggap berkinerja baik di periode tersebut. Dody menambahkan, BI memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2018 akan berada pada kisaran 5,1-5,5 persen yang terutama lebih didorong oleh permintaan domestik yakni investasi swasta dan konsumsi rumah tangga. Kenaikan ekspor yang diikuti impor diperkirakan akan berlanjut yang mengindikasikan proses pemulihan ekonomi yang akan terus berlanjut. Selain itu, Dody mengatakan, kegiatan-kegiatan besar yang bersifat internasional dan politik diharapkan juga akan memperbesar konsumsi masyarakat sehingga positif bagi pertumbuhan ekonomi 2018.
Source: Republika February 18, 2018 13:07 UTC