Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto, mengatakan, pihaknya meminta agar setiap daerah menerapkan pelaporan data satu bulan lebih cepat. Misal tanam dan panen bulan September, data prediksi harus ada sebulan sebelumnya," kata kata Prihasto saat ditemui di Tangerang, Banten, Jumat (4/10). Prihasto mengatakan, pelaporan berupa data prediksi yang lebih cepat akan memudahkan kerja pemerintah pusat dan daerah dalam melakukan kontrol pasar. Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak pemerintah untuk segera membentuk kawasan klaster komoditas hortikultura khususnya cabai dengan berbasis potensi daerah. Merespons itu, Prihasto menilai bahwa pemetaan kawasan sentra cabai sejalan dengan klaster kawasan cabai.
Source: Republika October 04, 2019 09:00 UTC