Bengkulu, Beritasatu.com - Kalangan anggota DPRD Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, meminta pemkot untuk memangkas jumlah tenaga honorer pada tahun 2020, karena jumlahnya terlalu banyak sehingga membebani APBD daerah ini. Ia mengatakan, DPRD minta tenaga honorer yang direkrut Pemkot Bengkulu, disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing OPD. "Sekarang kebanyakan tenaga honorer yang ada di masing-masing OPD dilingkup Pemkot Bengkulu, lebih banyak duduk dan santai dari pada bekerja. Menanggapi permintaan anggota DPRD tersebut, Plt BKPP Bengkulu, Ali Martono mengatakan, sebelumnya Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota, Dedy Wahyudi sudah meminta pihaknya untuk mengurangi jumlah pegawai honorer di Pemkot Bengkulu. Pengalihan tenaga honorer yang kelebihan di masing-masing OPD di lingkup Pemkot Bengkulu, kemungkinan akan ditempatkan di kantor kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.
Source: Suara Pembaruan November 06, 2019 01:41 UTC