Pesan suara Andrie diunggah melalui media sosial dengan akun Instagram @kontras_update, tiga pekan setelah peristiwa percobaan pembunuhan berencana yang diduga melibatkan prajurit Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam pesan tersebut, Andrie menegaskan, dirinya tetap kuat menghadapi situasi yang dialaminya berkat dukungan masyarakat. Sementara itu, kepolisian telah melimpahkan penanganan kasus ini kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Berdasarkan keterangan Puspom TNI, terdapat empat terduga pelaku penyiraman berinisial NDP, SL, BHW, dan ES yang berasal dari matra udara dan laut. NDP berpangkat kapten, SL dan BHW berpangkat letnan satu, sedangkan ES berpangkat sersan dua.
Source: Koran Tempo April 02, 2026 14:05 UTC