POLITIKUS Partai Demokrat, Andi Arief, menilai ucapan Saiful Mujani tentang konsolidasi publik untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto tidak bisa ditindaklanjuti. Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting ini mempertanyakan kemungkinan konsolidasi publik untuk menekan perubahan politik, termasuk mendorong Prabowo mundur dari jabatannya. “Bisa enggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo?” kata Mujani saat itu. Andi Arief melihat ucapan Saiful itu sebagai ekspresi keinginan menurunkan Prabowo di luar mekanisme pemakzulan yang diatur konstitusi, yakni dengan jalur pemberontakan rakyat. Dia juga menilai Prabowo menghadapi berbagai tantangan dalam memimpin Indonesia, seperti terdampak perang Iran melawan Israel-Amerika hingga keterbatasan fiskal untuk menjalankan program prioritas.
Source: Koran Tempo April 11, 2026 06:58 UTC