Garuda Indonesia memastikan operasional penerbangan akan tetap berlangsung normalREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen Garuda Indonesia memastikan, kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung secara normal di tengah isu ancaman pemogokan oleh Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG). Mengenai sorotan serikat mengenai pengangkatan direksi Garuda Indonesia sesuai hasil RUPST, manajemen menyampaikan bahwa penentuan susunan dan struktur direksi Garuda Indonesia merupakan kewenangan penuh pemegang saham dan Kementerian BUMN RI. (Baca: Karyawan Garuda Indonesia Ancam Mogok Kerja)Pada 2017, Garuda Indonesia berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar 4,2 miliar dolar AS atau meningkat 8.1 persen dibandingkan tahun 2016. Sari mengatakan, Garuda Indonesia juga terus memaksimalkan kinerja operasional yang sebelumnya sempat terdampak akibat force majeur erupsi Gunung Agung. Mengenai sorotan kinerja keuangan, Garuda Indonesia juga berhasil menekan tren kerugian dari 1Q-2017 sebesar 99,1 juta dolar AS menjadi 38,9 juta dolar AS pada 2Q-2017.
Source: Republika May 02, 2018 19:30 UTC