Karyawan Garuda Indonesia menginginkan pemerintah rombak jajaran direksiREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karyawan PT Garuda Indonesia Tbk yang tergabung dalam Serikat Bersama (Sekber) mengancam akan mogok kerja bila pemerintah tidak merombak jajaran direksi perseroan. Berdasarkan Laporan Tahunan 2017 PT Garuda Indonesia Tbk, tercatat rugi bersih (termasuk extraordinary expenses) sebesar 213,4 juta dolar AS. Hanya saja, kata dia, sesuai Undang-Undang Tenaga Kerja, mogok kerja merupakan hak dasar dari pekerja. Kami tidak ingin mogok kerja, tapi kami bisa," katanya. "Garuda Indonesia tidak punya pesawat khusus kargo atau freighter aircraft.
Source: Republika May 02, 2018 17:26 UTC