© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Bandung - Indikasi anomali suhu di Samudera Pasifik yang menunjukkan fenomena El Nino belum muncul. Berdasarkan rilis dari model prediksi Badan Atmosfer dan Maritim Nasional Amerika Serikat (NOAA) pada pertengahan April lalu, peluang terjadinya El Nino sekitar 70 persen. Prediksinya, El Nino mulai terjadi Mei dan mengalami peningkatan secara peluang sampai 90 persen pada Agustus. Kebalikan dari El Nino, La Nina maupun La Nina Modoki berpengaruh bagi wilayah Indonesia membuat curah hujan meningkat dan membuat musim kemarau tetap basah. Jadi, menurut Erma, efek El Nino bisa tidak merata karena ada wilayah-wilayah tertentu yang hujannya malah meningkat.
Source: Koran Tempo May 01, 2023 04:30 UTC