Murianews, Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melakukan analisis respon masyarakat pengguna aktif media sosial terkait kebijakan subsidi kendaraan listrik yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam hasil analisis tersebut, ditemukan bahwa 80,77 persen masyarakat yang aktif di internet tidak setuju dengan kebijakan subsidi kendaraan listrik dan mereka mengkritik kebijakan tersebut. Masyarakat merasa bahwa subsidi tersebut hanya menguntungkan pembeli kendaraan listrik yang tidak membutuhkan subsidi atau orang-orang yang memiliki kekuasaan dan menjadi pengusaha. Selain itu, kritik lain yang diajukan masyarakat terkait subsidi kendaraan listrik adalah terkait penggunaan baterai mobil listrik yang masih menggunakan energi fosil atau batu bara, sehingga dianggap tidak mengurangi polusi. Namun, terdapat pandangan positif dalam perbincangan mengenai subsidi kendaraan listrik.
Source: Koran Tempo May 22, 2023 15:04 UTC