REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai pergantian jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak akan mengganggu stabilitas pasar saham Indonesia. Bank Indonesia telah mengonfirmasi Juda Agung telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI kepada Presiden RI terhitung sejak 13 Januari 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai adanya wacana pertukaran jabatan antara wakil menteri keuangan dengan Deputi Gubernur BI tidak akan mengganggu independensi bank sentral. Belakangan, beredar kabar Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan beralih posisi menjadi Deputi Gubernur BI. Sementara itu, Deputi Gubernur BI Juda Agung mengisi jabatan wakil menteri keuangan yang ditinggalkan Thomas.
Source: Republika January 20, 2026 11:42 UTC